UHAMKA MENYALA (UM) Oleh BEM UHAMKA

UM adalah Uhamka Menyala kegiataan UHAMKA MENYALA adalah pengkaderan pengabdian mengajar dan pengajaran berkala.

Pertama, pengkaderan pengabdian mengajar adalah kegiatan yang dilakukan di Provinsi Banten, Kabupaten Lebak, Kecamatan Panggarangan, Desa Sindangratu. Bertujuan untuk menumbuhkembangkan rasa simpati dan empati peserta UHAMKA MENYALA generasi 4 dari sisi kemanusiaan, pendidikan, dan sosial. Karena kita tidak bisa menyangkal lagi kita hidup didalam cengkraman hebat kapitalisme global yang telah mendarah daging dalam pikiran dan tindakan masyarakat dunia atau dengan bahasa Antonio Gramsci kita telah di ‘hegemony’. Sudah sepatutnya memang sebagai mahasiswa Muhammadiyah kita harus terus melakukan sebuah counter hegemony dan perang posisi terhadap ide dominan yang ada atau kalau dalam bahasa Muhammadiyah gerakan pembaharuan, yakni pembaharuan tidak hanya berhenti pada zamanya K.H. Ahmad Dahlan tetapi juga dimana saat ini kita hidup, dan hal ini adalah suatu keharusan sebagaimana keharusan kita untuk terus mencapai cita-cita luhur bangsa yang termanifestasikan dalam Pancasila dan UUD 1945. kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 03 febuari -13 febuari 2017. Uhamka Menyala di daerah sindang ratu kecamatan panggarangan Lebak banten. Kegiatan adalah kegiataan bertujuan untuk

 

Menurut Eka Oktaviani (FKIP-Geografi) selaku ketua pelaksana arti Uhamka Menyala adalah?
Uhamka menyala adalah pergerakan mengajar yang didasari oleh hati nurani sendiri. Pengajaran didedikasihkan untuk masyarakat indonesia yang masih kekurangan tenaga pendidikan di luar sana. Saya berharap kepada kita semua selaku generasi muda yang masih mempunyai tenaga yang kuat,maka luangkan lah sedikit waktu kalian untuk Mencerdaskan anak bangsa indonesia karna masih banyak anak-anak yang dasarnya semangat sekali untuk belajar tapi karena keterbatasan ekonomi mereka tidak mendapatkan hak untuk belajar,maka fungsi dari UM ini adalah untuk membantu mereka yang membutuhkan. Setiap anak didik di indonesia wajib mendapatkan materi pendidikan yang pantas dan kesan saya terhadap acara ini, salut sekali dengan semangat  mereka,tekat mereka dan ke ikhlasan mereka  yang melakukan perjalan mulai dari jakarta samapai ke desa sidang ratu ini. Pengabdian di desa sindangratu selama seminggu ini banyak sekali rin tangan nya dan Alhamdulillah dapat terselesaikan dengan baik.Terimakasih kepada Anggota Um 3 dan UM 4 yang telah mendedikasikan waktu,tenaga dan fikiran kalian untuk pengabdian Uhamka Menyala.  .Pesan saya terhadap teman-teman UM 3 dan UM 4 tetap solid, semoga hatinya semakin tergerak untuk mencerdaskan anak bangsa.

Di dalam, dimana saat ini kita hidup yakni dimana pasar modal adalah arus utama kehidupan dan kemaharajaan uang menjadi suatu ukuran kemewahan, maka manusia harus kembali menyadari kodratnya sebagai makhluk yang sempurna yang mempunyai sisi spritual, perasaan, rasio dan itu ditunjukan untuk sebuah pengabdian dan dedikasi UNTUK KITA DAN MEREKA bukan untuk individualisme yang bisa merontokan jati diri kita sebagai NATION
. – Ricky Maldini –
(menteri sosial dan pendidikan bem uhamka)

Mencerdaskan kehidupan bangsa adalah amanah konstitusi yang wajib dijalankan oleh seluruh stakeholder berbangsa. mahasiswa sebagai stakeholder berbangsa yang berbasis kepada agenda pencerdasan bangsa harus memiliki jiwa besar dan langkah taktis dalam menjawab tantangan tersebut. Karena pada hakikatnya, manusia diciptakan untuk manusia, serta bertanggungjawab atas Tuhannya, Maka manusia (mahasiswa) harus bersosial.

Ahmad Riyadi (Presiden Mahasiswa)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *